Social Icons

Saturday, November 16, 2013

BISNIS MASKER KARAKTER 3D

Semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor secara tidak langsung akan menurunkan kualitas udara. Karena itu, tidak heran banyak pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor yang rentan akan penyakit pernapasan menggunakan masker sebai pelimdung hidung dan mulut.


Jika dulu orang membeli masker hanya mempertimbangkan fungsi utamanya untuk melindungi saluran pernapasan dari debu dan polusi, kini hal tersebut berubah. Para pengguna masker kini mempertimbangkan bentuk, desain, dan warna. Biasanya masyarakat cenderung membeli masker yang bentuknya tidak biasa dan unik, maka dibutuhkan kreativitas yang tinggi untuk memulai bisnis ini.

Masker 3D ini merupakan konsep masker yang berbentuk seperti karakter aslinya, lengkap dengan mata, hidung, mulut, pipi, dan bagian wajah lainnya. Harganya pun lebih tinggi daripada masker biasa, harga jualnya antara 40 ribu sampai 100 ribu rupiah.

MODAL
Modal awal yang harus dikeluarkan tentu tergantung dalam skala seperti apa usaha tersebut dimulai. Karena sebenarnya biaya produksi untuk masker tidak begitu besar, peralatan yang dibutuhkan juga banyak ditemui di pasaran.

PROSES PEMBUATAN
Pertama-tama menyiapan bahan baku silicon, kain sebagai pelapis yang berfungsi sebagai filter agar debu tidak terhirup pengendara. Sedangkan peralatannya meliputi cat air brush, mesin cutting, cetakan dari fiberglass, dan lem. Setelah semua bahan dan peralatan siap, selanjutnya merebus silicon hingga mencair, kemudian menuangkan silicon cair tersebut pada cetakan yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tunggu sekitar setengah jam agar silicon kering. Setelah kering, proses selanjutnya dalah menghaluskan silicon yang sudah dicetak dengan menggunakan hair dryer. Setelah proses penghalusan, kemudian di cat dengan memakai air brush.

PROMOSI
Pemasaran yang paling cocok ialah dengan membuka lapak di pinggir jalan yang ramai dilalui kendraaan. Selain itu, untuk memasarkan produk ini bias juga dengan melakukan titip jual ke bengkel-bengkel. Untuk pasar yang lebih luas bisa menggunakan online marketing melalui website dan jejaring social.